Uang NKRI Baru Beredar di Pekalongan Besok
Home »
» Uang NKRI Baru Beredar di Pekalongan Besok
PEKALONGAN - Uang pecahan Rp100.000 baru yang bertuliskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga Selasa (19/8/2014) siang belum beredar di Kota Pekalongan. Dua buah bank di daerah berjuluk Kota Batik itu, yakni BNI dan Bank Jateng belum memiliki stok uang tersebut.

Customer Servis BNI Cabang Pekalongan, Bambang Suwarso, mengatakan pihaknya sedang mengambil uang NKRI itu di BI Semarang. Sehingga masyarakat yang menginginkannya, bisa melakukan penukaran Rabu (20/8/2014) besok. "Sudah ada masyarakat yang menanyakan uang edisi khusus itu. Tapi hari ini belum ada," katanya.
Di Bank Jateng Pekalongan, Kasi Pelayanan, Bambang Suyono, belum mengetahui apakah kantornya sudah menerima uang tersebut atau belum. "Kalau kantor sendiri saya belum tahu, karena belum dapat suratnya, mungkin pimpinan yang sudah mengetahui, tapi belum turun ke saya," katanya.
Dalam waktu yang tidak lama lagi, pihaknya akan mengambil uang NKRI itu. Sehingga jika sewaktu-waktu ada warga yang menginginkan bisa dipebuhi. "Dalam minggu ini akan diusahakan, antisipasi jika ada masyarakat yang butuh, bisa langsung diberikan. Kami biasanya ngambil di BI Tegal," katanya.
Seorang nasabah Bank Jateng Pekalongan, Anisa (50) mengaku meski sudah mengetahui ada uang NKRI namun dirinya tidak begitu menginginkan uang edisi 17 Agustus itu. "Biasa saja fungsinya juga sama seperti uang liannya untuk transaksi. Mungkin bagi kolekor uang itu masuk buruan mereka. Tapi kalau saya tidak," kata wanita warga Kradenan, Pekalongan itu.
.

Customer Servis BNI Cabang Pekalongan, Bambang Suwarso, mengatakan pihaknya sedang mengambil uang NKRI itu di BI Semarang. Sehingga masyarakat yang menginginkannya, bisa melakukan penukaran Rabu (20/8/2014) besok. "Sudah ada masyarakat yang menanyakan uang edisi khusus itu. Tapi hari ini belum ada," katanya.
Di Bank Jateng Pekalongan, Kasi Pelayanan, Bambang Suyono, belum mengetahui apakah kantornya sudah menerima uang tersebut atau belum. "Kalau kantor sendiri saya belum tahu, karena belum dapat suratnya, mungkin pimpinan yang sudah mengetahui, tapi belum turun ke saya," katanya.
Dalam waktu yang tidak lama lagi, pihaknya akan mengambil uang NKRI itu. Sehingga jika sewaktu-waktu ada warga yang menginginkan bisa dipebuhi. "Dalam minggu ini akan diusahakan, antisipasi jika ada masyarakat yang butuh, bisa langsung diberikan. Kami biasanya ngambil di BI Tegal," katanya.
Seorang nasabah Bank Jateng Pekalongan, Anisa (50) mengaku meski sudah mengetahui ada uang NKRI namun dirinya tidak begitu menginginkan uang edisi 17 Agustus itu. "Biasa saja fungsinya juga sama seperti uang liannya untuk transaksi. Mungkin bagi kolekor uang itu masuk buruan mereka. Tapi kalau saya tidak," kata wanita warga Kradenan, Pekalongan itu.
0 comments:
Post a Comment