Pengurus Hipmi Pekalongan Diminta Tularkan Virus Wirausaha Kepada Pemuda

Home » » Pengurus Hipmi Pekalongan Diminta Tularkan Virus Wirausaha Kepada Pemuda
23jhipmi eko-H65
KAJEN, Pekalongan – Para pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Peklaongan diminta untuk senantiasa menularkan virus wirausaha di kalangan anak muda dan mahasiswa. Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengurus Daerah Hipmi Jawa Tengah M Reza Tarmizi, di sela-sela melantik jajaran pengurus Hipmi Kabupaten Pekalongan, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Kamis (23/10).
Menurut dia, tanggung jawab moral yang dimiliki anggota Hipmi adalah menelurkan virus wirausaha di kalangan mahasiswa dan anak muda di Kota Santri. Pasalnya, di Kabupaten Pekalongan usaha-usaha muda perlu didorong untuk terus maju berkreasi serta berinivoasi.
Dikatakan, bahwa sebagai persiapan menuju masyarakat ekonomi Asean, perlu peningkatan sumber daya serta kreasi produk yang inovasi. Sebab, di tahun 2015 mendatang, persaingan yang menghadang di depan tidak hanya persaingan produk tapi sumber daya manusia. Karenanya, usaha-usaha muda harus diciptakan. “Ini tugas dan kewajiban pengurus Hipmi,” kata dia.
Berkaitan dengan potensi di Kabupaten Pekalongan yang dinilai perlu didorong adalah industri kreatif, seperti batik beserta turunannya. Menurut dia, batik adalah sebuah industri rumah tangga kreatif yang memiliki banyak turunan produk, seperti sisi kesenian, kerajinan. “Membuat sarung bantal batik juga merupakan salah satu ide kreatif memanfaatkan potensi lokal di Pekalongan,” ujarnya.
Ketua Kadin Kabupaten Pekalongan Failasuf yang hadir pada kesempatan pelantikan tersebut mengharapkan, Hipmi menjadi motor penggerak serta pemicu kegiatan menularkan virus wirausaha di Kota Santri. “Saya akan mensuport kegiatan-kegiatan
yang bersifat kewirusahaan. Kadin dan Hipmi bisa bersinergi membangun Kabupaten Pekalongan,” ujarnya
Di hadapan pengurus Hipmi Kabupaten Pekalongan, Reza menambahkan, bahwa para pengurus diminta memanfaatkan betul-betul jaringan ini.  Sebab di dunia usaha salah satu hal yang penting adalah jaringan atau networking.
“Kami BPD Hipmi bertekad mengaktifkan Hipmi 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan mendorong para pengusaha muda, karenanya kami miliki program hipmi entrepreneur, dan pelatihan-pelatihan bagi pengusaha muda baik kelas UKM, kecil, menengah hingga besar,” sambungnya. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Pekalongan M Afib menyatakan,
bahwa pemerintah daerah menyambut positif atas kegiatan pelatikan Hipmi Kabupaten Pekalongan.
“Pemerintah daerah terus mendorong masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menjadi pengusaha besar. Berdasarkan data di Kota Santri terdapat 10 pengusaha besar. Untuk itu, kami mengharapkan nanti ke depan terus bermunculan pengusaha-pengusaha baru berskala nasional dari Kabupaten Pekalongan,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Afib juga meminta kepada jajaran pengusus Hipmi Kabupaten Pekalongan untuk segera bekerja serta ketika membentuk program jangan terlalu muluk-muluk, sesuaikan dengan potensi lokal di Kota Santri. “Komunikasikan setiap kegiatan dengan semua pihak pemangku kepentingan,” tandasnya.
(Agus Setiawan/ CN40/ SM Network)

Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/pengurus-hipmi-pekalongan-diminta-tularkan-virus-wirausaha-kepada-pemuda/
.
Share this article :